DOWNLOAD KAWIH SUNDA CINTA NUSA / GANTI TAUN MP3


 CINTA NUSA (Lirik)
CIPT: MANG KOKO

Indonesia gemah ripah loh jinawi,
alam endah hejo lembok sugih mukti,
subur tutuwuhan, beunghar pepelakan
daun hejo ngemploh, karaharjan lemah cai.
Kakayon tumuwuh subur pajangkung-jangkung,
petetan ngawujud sirung pagulung-gulung,
piraku rek rela - piraku rek tega,
alam nu ngemploh hejo sinarengan ngarangrangan,
teu kariksa,.... "

Download Cinta Nusa mp3 KLIK TO DOWNLOAD




GANTI TAUN (Lirik)

Ganti taun muga mawa kamajuan
Ganti taun ngawujud karaharjaan
Patani sing mukti babakti gumati
ngolah tanah laluasa
Patani di sisi sing sepi karisi
Ayem tengtrem lalugina
Ganti taun patani kasinugrahan
Ganti taun ngawujud karaharjaan
Ganti taun muga mawa kamajuan
Ganti taun ngawujud karaharjaan
Padagang sarenang
Pantrang gede hutang
Babakti tur mawa siri
Padagang marukti
Kuat ekonomi
Karaharjaan lemah cai
Ganti taun kama'muran sing ngabukti
Ganti taun sarerea suka ati

Ganti taun muga mawa kamajuan
Ganti taun ngawujud karaharjaan
Padagang sarenang
Pantrang gede hutang
Babakti ka nagarana
Padagang marukti
Kuat ekonomi
Nagara jembar raharja
Ganti taun kama'muran sing ngabukti
Ganti taun sarerea suka ati
 
Download Ganti Taun MP3 & 3gp KLIK TO DOWNLOAD

Teks Pidato Persatuan dan Kesatuan / Teks Pidato Tenggang Rasa


Teks Pidato Persatuan dan Kesatuan

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Yang terhormat Bapak/Ibu...
Dan hadirin/Teman-teman sekalian yang kami muliakan/hormati/cintai!
Sebelumnya marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala, karena atas limpahan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga pada hari ini kita masih dapat berkumpul di tempat ini dalam keadaan sehat walafiat.
Bapak/Ibu... Juga para Hadirin Yang Kami Muliakan.
Dengan diadakannya peringatan Hari ... semoga kita lebih dapat meningkatkan rasa cinta kita pada tanah air dan bangsa ini akan lebih meningkat dan daya juang kita terhadap bangsa dan negara kita ini harus lebih diperkokoh, kita harus lebih dapat mempersatukan jiwa dan segenap raga kita untuk membangun kebersamaan kita dalam persatuan dan kesatuan bangsa.
Hadirin sekalian yang berbahagia, jika kita kenang perjuangan para pahlawan muda kita di tahun 1928 (Perjuangan para pahlawan kita disaat merebut kemerdekaan bangsa ini) maka terlintas jelas di benak kita bahwa semangat persatuan mereka saat itu yang bagaikan api yang tak kunjung padam itu begitu hebatnya menyatu pada jiwa para pemuda yang tercecer dalam berbagai wadah. Namun demikian tak kalah pentingnya dengan peran kita semua sekarang ini. Perjuangan belumlah usai. Semangat perjuangan mereka dalam mempersatukan bangsa ini harus tetap dipelihara dan dipertahankan, dengan mewujudkan jiwa pembangunan yang tangguh.
Bapak/Ibu... Juga para Hadirin Yang Kami Muliakan
Kemakmuran berdasarkan keadilan dan Ketuhanan Yang Maha Esa belum kita capai. Untuk itu masih banyak yang harus kita benahi. Kemerdekaan sebagai warisan para pahlawan kita ini hendaknya kita isi dengan jiwa pembangunan tanpa mengenal kepentingan pribadi terlebih dahulu. Oleh karena itu, kita sebagai generasi penerus, hendaknya mempertahankan kebersamaan ini. Demi keutuhan bangsa kita yang tercinta ini.
Jiwa dan semangat 45 ialah jiwa dan semangat kebersamaan. Jiwa yang mendahulukan kepentingan bersama di atas kepentingan golongan. Untuk itu pula maka kita wajib meningkatkan rasa solidaritas berbangsa dan bernegara. Persatuan dan kesatuan nasional lebih di atas kepentingan kita secara pribadi dan golongan. Tumbuhkan terus semangat kebersamaan dalam memperjuangkan cita-cita bangsa ini.
Bapak/Ibu... Juga para Hadirin Yang Kami Muliakan
Insya Allah harapan bangsa Indonesia mencapai kehidupan yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dengan ridho Allah Subhanahu wa Ta’ala tercapai dengan menumbuhkan semangat persatuan dan kesatuan nasional Indonesia. Amin, amin, yaa robbal ‘alamin.
Wassalamualikum warahmatullahi wabarakaatuh






Teks Pidato Persatuan dan Kesatuan

Assalamualaikum wr wb,
Yang saya hormati Bapak/ Ibu panitia Lomba,
Yang saya hormati Bapak/ Ibu Guru pendamping
Serta teman – teman senasib dan seperjuangan yang saya banggakan,
Kali pertama marilah kita panjatkan puja dan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang telah melipahkan rahmat serta hidayahnya kepada kita semua, sehingga pada hari yang berbahagia ini, kita dapat berkumpul bersama dalam keadaan sehat walafiat,
Sebelumnya izinkanlah saya untuk memperkenal diri, nama saya SEKAR perwakilan dari SD Selajambe 1. Melalui sebuah momen yang sangat tepat ini, perkenankan saya menyampaikan pidato tentang “Persatuan dan Kesatuan”
 Hadirin yang berbahagia,
Suatu hal yang perlu kita renungi bersama bahwa kemerdekaan yang sedang kita nikmati ini diraih tidak semudah membalikan telapak tangan. Akan tetapi semata-mata karena adanya PERSATUAN. Mungkin akan menjadi sebuah kemustahilan untuk dapat meraih kemerdekaan ketika musuh yang dihadapi bersenjata modern serba lengkap dan canggih, sedangkan bangsa Indonesia hanya bermodalkan bambu runcing dan sebuah tekad. Tetapi pada kenyataannya persatuanlah yang menjawab. Dialah yang mewujudkan sesuatu yang mustahil itu menjadi sesuatu yang nyata.
Kini memang bukan zamannya perang, yang harus bersama-sama mengangkat senjata melawan penjajah. Kini juga bukan zaman menuju reformasi yang mengharuskan bersatu padu berdemo di depan gedung DPR, menuntut mundurnya Sang SBY. Kini memang zaman yang secara kasat mata terlihat tentram.
Padahal Saudara – saudaraku Tataplah, semenjak teknologi semakin canggih menyebabkan apa-apa USDEK (URUSAN DEWEK-DEWEK) tidak membutuhkan bantuan teman di sekitar kita karena semua kebutuhan bisa terpenuhi oleh “MBAH GOOGLE”, pelajar sekarang semakin angkuh tidak peduli dengan sesamanya. Kemudian dari segi gaya hidup, pengaruh dunia internet sudah nampak sangat merusak moral generasi muda. Model pakaian anak pelajar SD sudah mulai“ALAY- ALAY sing terose Anak Layangan” sungguh bukan cerminan budaya Indonesia. Rasa cinta tanah air, persatuan dan kesatuan sudah mulai luntur.
Lalu bagaimana seharusnya kita menyikapi arus budaya asing dan teknologi yang semakin membunuh karakter bangsa Indonesia ini?
Apakah Bapak/ Ibu dan semuanya yang hadir di sini sudah menerapkan salam ABITA?? Apa sih salam ABITA itu?
“A B I T A” Aku Bangga Indonesia Tanah Airku, Merah Putih Tumpah Darahku Yes! Sudah menjadi kebiasaan bagi siswa di SD Selajambe 1, untuk selalu mengucapkan salam “ABITA” pada pukul 07.00 setiap hari sekolah sebelum pelajaran dimulai, harapannya tertanam rasa nasionalisme dan kebangsaan siswa sebagai anak Indonesia, yang secara otomatis akan menanamkan jiwa patriotisme terhadap merah putih dan tumpah darah Indonesia.
Diharapkan para siswa mempunyai pribadi yang kuat dan berkarakter dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia menuju terwujudnya Negara Maritim, Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Para hadirin yang berbahagia kiranya cukup sekian pidato dari saya apabila ada salah kata saya mohon maaf sebesar-besarnya. Terimakasih atas waktu dan kesempatan yang telah diberikan, akhirul kata, wassalamualaikum wr wb.




Teks Pidato Tenggang Rasa

Assalamu ‘alaikum Wr  Wb.
Bapak ibu dewan juri yang saya hormati.
Bapak ibu Guru yang saya hormati.
Serta rekan – rekan pelajar yang saya banggakan.
Pertama tama kita panjatkan fuji serta syukur kepada Allah SWT, yang berkat irodah dan inayahnya, sampai saat ini kita masih diberikan kesehatan.
Pada kesempatan yang berbahagia ini, izinkanlah saya menyampaikan materi tentang pentingnya sikap tenggang rasa kepada sesame.
Tenggang rasa, dalam bahasa Jawanya tepo seliro, dalam bahasa sundanya heman. Sedangkan dalam bahasa Inggris, dikenal dengan istilah empaty. Semuanya mengandung arti, sikap menyayangi, menghormati dan menghargai orang lain.
Menanamkan sikap tenggang rasa, harus dimulai dari diri sendiri. Kalau meminjam istilah dari Aa Gim, seorang da’i mashur, bahwa penanaman nilai kesolehan, dimulai dengan 3M.
M yang pertama, mulai dari diri sendiri.
M yang kedua, mulai dari hal terkecil
M yang ketiga, mulai saat ini.
Begitu pun dengan sikap tenggang rasa. Mulailah dari diri sendiri atau “ibda binafsi”. Bila kita menyayangi dan membantu teman yang sedang kesulitan, berarti kita sudah memiliki sikap tenggang rasa.
Hadirin yang berbahagia,
Saat Sekarang, ibukota Negara kita, Jakarta, mengalami musibah banjir. Kita melihat dari media televise, begitu menderitanya penduduk disana. Rumahnya terendam, harta bendanya juga habis terendam, bahkan ada yang meninggal dunia..
Pertanyannya, apa yang bisa kita lakukan ?
Tentunya banyak. Pertama kita berdo’a kepada Alloh SWT agar mereka diberi kesabaran. Yang kedua, kita bisa memberi bantuan berupa pakaian, makanan, atau apa saja yang layak kita berikan.
Bila demikian, berarti kita sudah memiliki sikap tenggang rasa.
Contoh yang lainnya, misalnya kita lihat ibu sibuk bekerja dirumah. Menyapu, mencuci piring, mencuci pakaian, mengepel ataupun menyetrika. Tentunya kita tidak akan tinggal diam. Kita akan membantunya apa yang bisa kita bantu.
Jadi teman – teman,
Tenggang rasa adalah sikap yang kita miliki, sebagai salah satu tanda anak yang baik, dan itu harus ditanamkan serta dipupuk sejak kita kecil.
Demikian pidato singkat saya tentang sikap tenggang rasa. Semoga bermamfaat bagi kita semua. Amiinn.
Wassalamu ‘alaikum. Wr. Wb.